Banda Aceh - Tsunami Aceh termasuk bencana alam terbesar di dunia, oleh karena itu sudah sepatutnya bencana ini terus dikenang, terutama sekali bagi generasi muda.
Inilah yang dilakukan oleh Radio Seulaweuet FM, Rabu (25/12) lewat kegiatan lomba mewarnai dan baca puisi bertemakan tsunami mereka mengajak anak-anak untuk mengingat dahsyatnya gelombang raksasa itu.
“Anak Aceh tak boleh lupa terhadap musibah, sudah 9 tahun kita melihat generasi sekarang sudah mulai lupa. Ini mengkhawatirkan bila puluhan tahun lagi bahkan tsunami dianggap sebagai legenda atau dongeng, “kata Isa, manager Radio Seulaweuet.
Hari itu bertempat di studio puluhan anak usia Taman Kanak Kanak dan Sekolah Dasar terlihat serius mengikuti perlombaan. Meski beberapa orang masih malu-malu ketika tampil di depan, namun pesan yang disampaikan penuh makna.
Sebuah puisi bercerita tsunami dengan judul tamu tanpa ketukan pintu, mereka ingin merasakan bagaimana ngerinya saat detik-detik musibah itu datang.
Kemudian lewat gambar anak-anak itu juga hendak melukiskan masa depan yang cerah.
Reporter : Adi Doles







Post a Comment