klik
BREAKING

Tuesday, May 27, 2014

MPU ACEH: Dorong perekonomian melalui Pendidikan Kader Muamalah (Iqtishad)

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh pada tanggal 13 s.d. 14Mei 2014 bertempat di Aula Serba Guna Teungku Abdullah Ujong Rimba MPU Aceh mengadakan acara Lokakarya Ulama-Umara bidang Muamalah MPU Aceh.

Dalam laporan ketua panitia Saifuddin Puteh, SE,MM menyampaikan kegiatan ini berlangsung dua hari mulai tanggal 13 sampai dengan 14 Mei 2014 yang dihadiri oleh 85 orang peserta terdiri dari Anggota Panitia Perumus MPU Aceh, Anggota Muslimat MPU Aceh, Instansi Pemerintah terkait, beberapa Bank Syariah, dan LSM  yang bergerak dibidang Ekonomi masyarakat. Adapun narasumber dari kegiatan ini terdiri dari 5 orang yaitu Prof. Dr. Tgk. H. Warul Walidin AK, MA (Ketua Komisi B MPU Aceh), Dr. Nazaruddin Aw, MA (Dekan Fakultas Syariah dan  Ekonomi Islam UIN Ar-Raniry), Drs. H. Anas M. Adam, M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan Aceh), Dr. Sabri A. Majid, M.Ec (Dosen Fakultas Ekonomi Unsyiah), Suparno, S.TP (Founder GWACH Aceh).

Acara yang dibuka secara resmi oleh Ketua MPU Aceh Drs. Tgk. H. Gazali Mohd. Syam pada tanggal 13 Mei 2014, kegiatan ini mengangkat tema “Melalui Lokakarya Kita Tingkatkan Peran Ulama-Umara dalam Bidang Muamalah”.Tujuan yang diharapkan melalui Lokakarya ulama-umara bidang Muamalah yaitu dapat melahirkan kesepakatan antara ulama-umara guna mendorong  perkembangan perekonomian dikalangan masyarakat Aceh melalui penyelenggaraan Pendidikan Kader Muamalah (Iqtishad) dikalangan Majelis Permusyawaratan Ulama untuk dapat menjadi contoh dan pelopor bukan hanya bagi institusi lain dan bahkan diharapkan juga bagi daerah lain dalam rangka memperkuat peran ulama dalam memecahkan persoalan ummat.

Dalam khutbah iftitah, Ketua MPU Aceh mengatakan pengaruh kehidupan dan gaya hidup masyarakat global juga turut memberikan andil pada gaya hidup genarasi muda dan masyarakat Aceh.  Disinyalir mereka juga sudah tidak siap lagi hidup dalam kesederhanaan bahkan tidak asing kita liat mereka juga sudah berangan-angan untuk punya gaya hidup terkini dan modern dengan berbagai hiruk pikuknya.

Dari hal-hal tersebut diatas, mengharuskan adanya intervensi ulama terhadap fenomena kehidupan generasi muda dan masyarakat dewasa ini.  Peran ulama dalam bidang kemaslahatan ummat tidak hanya sekedar dalam urusan ibadah semata.  Apalagi dalam konteks kekinian, ulama juga dituntut untuk menjadi penunjuk jalan menuju kehidupan dunia yang baik, bahagia dalam bingkai syar’i.  ulama juga dituntut perannya untuk memikirkan masalah muamalah, memikirkan masalah ekonomi ummat dan turut serta memberikan kontribusinya.

Dalam Rancangan keputusan Lokakarya Ulama-Umara Bidang Muamalah MPU Aceh Tahun 2014 menghasilkan beberapa poin yang dibacakan oleh Sekretaris Tim PerumusDr. Zaki Fuad Chalil, M. Ag, yaitu :
  1. Ulama dan Umara meningkatkan sinergi dalam membangun ekonomi berbasis syari’at yang memiliki kearifan ekonomi yang pro umat;
  2. Ulama dan Umara menetapkan regulasi yang jelas terhadap bidang muamalah (usaha syariah) dan produk di bidang jasa berbasis syari’ah, baik perbankan maupun produk-produk yang dikonsumsi oleh masyarakat;
  3. Ulama dan Umara membangun paradigma ekonomi berbasis syari’at melalui pendidikan entrepreneurship yang berpihak pada ekonomi umat;
  4. Umara/Pemerintah Aceh harus meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh melalui regulasi yang memberi rasa pasti dan aman bagi entrepreneurs dan stake holder;
  5. Umara/Pemerintah Aceh dan pelaku dunia usaha menetapkan strategi penguatan ekonomi masyarakat dengan mencintai produk-produk lokal dan menata pasar rakyat yang Islami;
  6. Ulama dan Umara mendorong dan menfasilitasi pengusaha Aceh untuk melakukan ekspansi terhadap produk-produk spesifik Aceh dengan brand halal yang dapat menembus icon nasional dan intenasional;
  7. Ulama dan Umara mengarahkan Bank Aceh beroperasi penuh sebagai Bank Islam;
  8. Ulama dan Umara melahirkan pendidikan kader muamalah melalui pendidikan enterpreneurship yang link and match (kurikulum terintegrasi).
Kegiatan Lokakarya Ulama-Umara Bidang Muamalah MPU Aceh Tahun 2014 ditutup oleh Tgk. H. M. Daud Zamzamy (Wakil Ketua MPU Aceh) pada hari Rabu tanggal 14 Mei 2014.

Tentang ""

Radio Islami Pertama di Banda Aceh /Radio Keluarga Muslim/ Radio Keluarga yang Edukatif/ Semua ProgramnyaBernuansaIslami Dengan Tagline, Nyaman di HatiMembuka Cakrawala/ MempunyaiVISI : 3N (News, Nasyid dan Nida’) menyampaikan berbagai informasi yang bernilai kepada masyrakat dalam kemasan yang menghibur juga hiburan islami yang mengajak kepada kebaikan baik pribadi, keluarga maupun masyarakat, ini merupakan wujud MISI Syiar Islam.

Post a Comment

klik
 
Copyright © 2013 Radio Seulaweut 91 FM
Design by FBTemplates | BTT